5 alam yang dilalui manusia sejak diciptakan
PENGERTIANQADHA DAN QADAR. A. Pengertian Qadha dan Qadar. Menurut bahasa qadha memiliki beberapa arti yaitu hukum, ketetapan, perintah, kehendak, pemberitahuan, dan penciptaan. Sedangkan menurut istilah, qadha adalah ketentuan atau ketetapan Allah SWT dari sejak zaman azali tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya sesuai
Jakarta Kerusakan alam yang terjadi di dunia, sering kali terjadi akibat ulah tangan tangan manusia. Kebakaran hutan di Provinsi Riau jadi contoh paling mutakhir. Padahal, hutan jadi satu-satunya penghasil oksigen di planet ini. Berlangsungnya musim kemarau juga sering dijadikan kambing hitam meluasnya kebakaran hutan. Hal itu sengaja untuk menutupi
ManusiaDari Penciptaan Sampai Kekekalan -- Manusia dan Penciptaan [Indeks 00000]. Bab I. Manusia dan Penciptaan [Daftar Isi 00006] 00007 A. Manusia Diciptakan oleh Allah 00008 B. Manusia Diciptakan dari Dua Unsur 00009 C. Manusia Adalah Salah Satu Ciptaan Allah 00010 D. Manusia Diciptakan Menurut Gambar dan Rupa Allah "Maka Allah menciptakan manusia itu
ProsesPenciptaan Manusia menurut Islam. “Katakanlah, ‘Dialah yang menciptakan kalian dan menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati nurani bagi kalian. (Tatapi) sedikit sekali kalian bersyukur” (QS. Al-Mulk: 23). Ayat diatas adalah mengenai bagaimana hakikat penciptaan manusia, Allah menciptakan dan memberikannya anugerak fisik dan
Ya yak dapat dibayangkan apabila air di dunia ini habis. Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sering kita manfaatkan untuk membersihkan diri, dan juga untuk memasak makanan. 8. Sebagai media relaksasi dan mendekatkan diri kepada pencipta. Sumber daya alam tidak akan ada karena campur tangan Sang Pencipta.
Keisya Levronka Tak Ingin Usai Chord. 0% found this document useful 0 votes1K views7 pagesDescriptionseluk beluk kehidupan ruh setelah keluar dari jasadCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes1K views7 pages5 Fase Alam Yang Dijalani ManusiaJump to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Eramuslim – SETIAP manusia sedang berjalan menuju Tuhan-nya. Disadari atau tidak, dia sedang melewati satu demi satu proses kehidupan di berbagai alam. “Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhan-mu, maka kamu akan menemui-Nya.”Al-Insyiqaq 6 Manusia melewati berbagai alam semenjak ia belum dilahirkan dan dia akan berhenti pada alam terakhir yang abadi. Kira-kira, apa saja alam yang dilewati manusia dalam hidupnya? Alam Dzar “Dan ingatlah ketika Tuhan-mu Mengeluarkan dari sulbi tulang belakang anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah Mengambil kesaksian terhadap roh mereka seraya Berfirman, “Bukankah Aku ini Tuhan-mu?” Mereka menjawab, “Betul Engkau Tuhan kami, kami bersaksi.” Kami Lakukan yang demikian itu agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini,“Al-Araf 172 Alam Sulbi “Dia diciptakan dari air mani yang terpancar, yang keluar dari antara tulang punggung sulbi dan tulang dada.”At-Thariq 6-7 Alam Janin “Dia Mengetahui tentang kamu, sejak Dia Menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu.”An-Najm 32 Alam Dunia “Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.”Ali Imran 185 “Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau.”Al-Anam 32 *Alam ini adalah alam yang paling menentukan bagi alam setelahnya. Alam Barzakh Alam Kubur Halaman 1 2
Muslimahdaily - Saat ini mungkin kita berada dalam tahap puncak di saat tubuh masih kuat dan pikiran masih tajam. Namun ingatlah, suatu hari kita akan kembali ke tahap awal, ke bagian paling dasar di saat jiwa menurun dan raga melemah. Saat itu, mungkin kita baru tersadar bahwa hidup ini amat sangat singkat. Allah seringkali menyebut tahapan kehidupan manusia dari sejak penciptaan hingga saat kembali ke asalnya, tanah. Hanya ada tiga tahap yang akan dilalui manusia dengan usia hidup rata-rata. Namun manusia seringkali lupa dan seakan menjalani hidup selamanya. Padahal dari tiga tahapan, hanya satu tahap yang memberikan banyak kesempatan besar memperbanyak beribadah. Namun tahapan itu justru disiakan oleh sebagian besar orang. Saat di tahap puncak, saat raga masih sempurna, manusia lebih ingat bersenang-senang. Lalu di tahap dasar, ketika raga melemah, barulah manusia ingat akan Tuhan. Dalam Al-Qur’an disebutkan, “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan kamu sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan kamu sesudah kuat itu lemah kembali dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah yang Maha mengetahui lagi Maha Kuasa.” QS. Ar Rum 54 Menurut Ibnu Katsir dalam Tafsir Al Qur’an Al Adzim, ayat tersebut merupakan sebuah peringatan bahwasanya manusia mengalami perubahan tahapan penciptaan. Awal mula manusia yang diciptakan dari tanah, bekembang menjadi nutfah, lalu segumpal darah, daging hingga tulang belulang yang dibungkus daging. Setelah itu, ditiupkanlah ruh padanya. Tak lama kemudian ia keluar dari rahim sang ibunda dalam keadaan sangat lemah. Ia kemudian tumbuh dari bayi, menjadi anak muda, lalu menginjak puber, lalu menjadi pemuda yang kuat. Saat itulah tahap kuat terjadi setelah berlalunya masa lemah. Masih dijelaskan Ibnu Katsir, kekuatan itu semakin lenyap seiring bergantinya waktu. Maka tibalah masa tua di mana masa lemah kembali terjadi. Ia beruban, menjadi sepuh dan pikun. Saat itulah masa lemah terjadi setelah masa kuat. Baik lahir maupun batin semuanya berubah. Lebih rinci, tahapan pertama atau masa lemah pertama juga disebutkan dalam ayat lain dari kitabullah. Allah berfirman, “Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina? Kemudian Kami meletakkannya ke dalam tempat yang kokoh rahim, sampai waktu yang ditentukan, lalu Kami tentukan bentuknya, maka Kamilah Sebaik-baik yang menentukan.” QS. Al Mursalat 20-23 Ketika memasuki masa kuat setelah lemah, banyak manusia yang mulai mundur perlahan dari agamanya. Makin kuat fisiknya, justru makin lemah keimanannya. Hal ini digambarkan Allah dalam firman-Nya, “Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.” QS. An Nahl 4 Setelah masa kuat, manusia kembali ke masa lemahnya. Digambarkan dalam Al Qur’an, “Allah menciptakanmu, kemudian mewafatkanmu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Kuasa.” QS. An Nahl 70 Banyak ayat lain yang menggambarkan tiga tahapan kehidupan tersebut. Semuanya mampu mengingatkan manusia betapa singkatnya kehidupan di bumi. Juga menggambarkan betapa agung Allah yang telah menciptakan manusia dengan proses yang sangat luar biasa. Sepantasnya kita bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan hingga menumbuhkan keimanan dan melakukan peribadatan dengan benar kepada-Nya. Allah berfirman, “Apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan manusia dari permulaannya, kemudian mengulanginya kembali. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Katakanlah, “Berjalanlah di muka bumi, lalu perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan manusia dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allâh Maha Kuasa atas segala sesuatu.” QS. Al Ankabut 19-20
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Didunia banyak sekali makluk hidup, misalnya tumbuhan, hewan, bahkan berbagai macam ragam lainya. Semua itu adalah ciptaan allah swt. Sejak ribuan tahun, selain merenungkan penciptaan semesta, manusia juga memikirkan bagaimana dirinya diciptakan, dari mana dia berasal, untuk apa manusia diciptakan, apa tujuan hidup manusia, dan sesudah mati kemana perjalanan selanjutnya, dan berbagai pertanyaan - pertanyaan menciptakan manusia menciptakan apa yang ada dibumi dan apa yang ada dilangit dan seluruh isinya, tidak hanya itu allah juga menciptakan jin, dan manusia, jin diciptakan dari api, sedangan manusia diciptakan dari unsur tanah, seperti firman allah dalam surah Al - Hijr ayat 26 yang berbunyi Yang artinya "Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia Adam dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk Al-hijr ayat 26." Manusia diciptakan allah tidak ada yang sempurna, maka dari itu manusia harus bersyukur dan menerima atas apa yang sudah diciptakan allah swt, dan tidak boleh mengubah penciptaan nya. Dan allah juga berfirman dalam Al-Insan2 yang berbunyi Artinya "Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya dengan perintah dan larangan, karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat Al-Insan2." Jika dilihat dari surah diatas, manusia juga tidak hanya diciptakan dari tanah, manusia juga diciptakan dari sel sperma nutfah laki-laki yang bercampur dengan sel sperma perempuan ovum, maka dari itu berkembang biak lah manusia dengan sistem diciptakan malaikat, jin, dan manusia, lantas kenapa manusia diciptakan? seperti yang diketahui, manusia diciptakan dengan tujuan beribadah kepada allah swt, seperti yang dijelaskan dalam Az-Zariyat ayat 56 yang berbunyi Yang artinya "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."Allah memerintah Nabi Muhammad beristikamah dalam mengajak umatnya mengesakan Allah karena sesunguhnya itulah tujuan penciptaan. Aku tidak menciptakan jin dan manusia untuk kebaikan-Ku sudah membaca dan mendengar isi kandungan dari surah Az - Zariyat ayat 56 diatas, maka tertulis dengan jelas bahwa manusia diciptakan untuk beribadah kepada allah swt. Dan apa yang terjadi ketika manusia tidak beribadah kepada allah swt? Dan apa hukuman bagi orang - orang yang tidak taat kepada allah? Apakah nantinya dia akan masuk syurga?. Beribadah kepada allah swt sangat lah diwajibkan bagi umat manusia, terutama umat yang beragama islam, dalam surah Az-Zariyat ayat 56 sudah jelas jika allah swt menyuruh umat umat manusia yang beragama islam untuk beribadah kepadanya. Beribadah kepada allah swt contohnya seperti sholat 5 waktu, sholat 5 waktu adalah hal yang wajib di kerjakan umat muslim, orang yang mengerjakan sholat mendapatkan pahala, dan orang yang meninggalkan sholat mendapatkan dosa. Lalu apa hukuman bagi orang - orang yang meninggalkan sholat? Jika orang - orang yang tidak mengerjakan apa yang di perintah oleh allah akan mendapatkan siksa nantinya diakhirat, orang yang meninggalkan sholat didunia tidak akan sadar jika dia sudah lalai atas perintah allah swt, bisa saja dia lalai atas perintah allah swt, tapi ingat orang yang meninggalkan sholat akan mendapat siksa di akhirat. Seperti Al-Ma'un ayat 4-5 berikut ini "Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya." konsisten menegakkan shalat, tapi mereka adalah "orang -orang yang lalai dari shalatnya," yaitu menyia-nyiakannya, tidak shalat hingga waktunya berlalu dan tidak memenuhi Abu Qayyim Al - Jauziyah, sholat itu diibaratkan tiang agama maka harus dilaksanakan, jika meninggalkan sholat 5 waktu dengan sengaja adalah dosa besar, dan dosanya lebih besar dari pada membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Selain itu seorang muslim wajib mengerjakan zakat, haji bagi yang mampu, menutup aurat, dan lain diciptakan dari sel sperma nutfah laki - laki, yang bercampur dengan sel telur wanita ovum, perjalanan manusia berawal dari alam arwah, sampai alam akhirat. Berikut penjelasan Arwah, Perjalanan hidup manusia berawal dari alam arwah, manusia merupakan makhluk terakhir yang diciptakan oleh allah swt. Sebelum menciptakan manusi, allah lebih dulu menciptakan makhluk lain seperti malaikat, jin, bumi, langit dan seisinya. Nah perjalanan awal manusia berawal dari alam arwah, diamana allah mengambil sumpah kepada mereka sebagaimana disebutkan dalam al-qur'an."Dan ingatlah ketika tuhan mu mengeluarkan dari sulbi tulang belakang anak cucu adam keturunan mereka dan allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka seraya berfirman, "bukankah aku tuhan mu" mereka menjawab "betul, engkau tuhan kami, dan kami bersaksi "kami lakukan yang demikian itu, agar hari kiamat aku tidak mengatakan "sesungguhnya kami bani adam adalah orang - orang yang lemah terhadap ini keesaan tuhan." A'Raf172.Dengan demekian, maka sseluruh manusia yang lahir kedunia sudah memiliki nilai. Seperti nilai fitrah, beriman kepada allah dan agama yang lurus maka hadpkan lah wajahmu dengan lurus kepada allah. Tetapkan lah atas fitrah allah yang telah diciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan atas fitrah allah, itulah agama yang lurus, Tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui Ar-Rum130. Rasulullah saw pernah berkat " setiap anak dilahirkan secara fitrah,sebab kedua orang tuanya dijadikan yahudi atau nashrani atas majusi" Bukhari.Alam Dunia,Dimana perjalanan hidup manusia di dunia sangat lah panjang, dari mulai bayi yang hanya minum air susu ibu lalu tumbuh menjadi anak - anak, remaja, dan baligh. Selanjutnya memasuki usia dewasa sampai tua. Jika sudah tua diakhiri dengan meninggal. Proses perjalanan ini tidak semuanya sama, ada yang meninggal saat usia masih bayi, ada yang meninggal ketika remaja, dan ada yang meninggal di usia hidup manusia diakhiri sampai dengan meninggal dunia, semua manusia yang ada disunia akan mengalami dengan yang namanya mati, tidak ada seorang pun yang luput dengan yang dinamakan dengan kematian. Setelah wafat kemudian manusia akan menghadapi dengan yang namanya alam Barzakh,Dimana manusia yang sudah mati akan memasuki alam kubur, atau alam barzakh, alam barzakh adalah alam adalah alam yang membatasi dua alam, yaitu alam dunia dan alam akkhirat. Barzakh menjadi tempat persinggahan sementara bagi umat manusia yang sudah mati sampai dia dibangkitkan pada hari kiamat. Penghuni barzakh berada tepi dunia dan akhirat. Dialam barzakh manusia yang sudah mati tinggal sendiri, tidak ada seorang pun yang menemaninya. Yang menemani Mereka nantinya adalah amal mereka sendiri. Jika baik amala yang diperbuat semasa hidup didunia, maka selamatlah dia dari siksa kubur. Namun, apabila banyak amal buruk yang mereka perbuat selama hidup didunia, maka akan mendapat balasan lah dia nantinya dialam Akhir,Hari akhir adalah hari yang ditunggu - tunggu manusia yang sudah mati. Dimana hari itu adalah hari kehancuran dunia, seperti terjadinya kiamat, hari kiamat merupakan kerusakan total alam semesta. Kemudian dibangkitkan manusia yang sudah meninggal dan dikumpulkan dipadang mahsyar, dimana manusia dikumpulkan tanpa menggunakan pakaian, alas kaki dala keadaan telanjang, belum khitan, kemudian manusia dikumpulkan dipadang mahsyar yang luan dan akan melakukan perhitungan amal hisab bagi manusia. Jika amal baik yang banyak diperbuat di dunia, maka selamatlah dia, dan jika banyak amalburuk yang diperbuat, maka celaka lah dia atau Neraka,Ini adalah fase terakhir manusia di hari akhir, ketika manusia banyak berbuat baik syurgalah tempat nya, dan ketika banyak dosanya selama didunia nerakalah tempatnya. Neraka adalah tempat yang penuh dengan siksaan yang amat pedih dan menyakitkan. Sedangkan syurga adalah tempat yang paling mulia yang sebaik - baiknya. Disyurga manusia tidak hidup dengan penderitaan dan yang tinggal disana sudah sangat jelas dikasi kenikmatan dan kemulian yang sebaik - baiknya, berbeda dengan neraka, neraka adalah tempat siksaan yang amat pedih bagi manusia yang banyak amal buruknya. Dineraka mereka akan disiksa, tidak ada kenikmatan disana dan jika amal buruknya banyak akan disiksa disana dengan pedih - Dan begitu lah proses perjalanan hidup manusia dari alam arwah sampai dengan alam akhirat surga atau neraka. Semoga kita dilindungi pedihnya api neraka, dan didekatkan dengan syurgamu yaallah....amin amin yaarabbal alamin. 1 2 3 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Banjar, NU OnlinePada pengajian Tafsir Jalalain, Senin 237, KH Mu'in Abdurrahim menjelaskan ada empat alam yang dialami oleh manusia. Alam pertama adalah alam dzuriyah, di mana manusia masih berada dalam rahim ibu. Karena itu, ibu menjadi kunci dalam kehidupan kita. "Seperti yang dijelaskan dalam pepatah bahwa syurga di bawah telapak kaki ibu. Kalau ibu merasa ridha akan apa yang kita kerjakan, maka pekerjaan kita akan dilancarkan. Begitupun sebaliknya," papar Kiai Mu'in pada pengajian yang digelar di Pesantren Miftahul Huda Al-azhar karena itu ada tradisi yang sudah biasa, pada usia empat bulan dalam kandungan, yaitu masa ditiupnya ruh kedalam rahim ibu. "Dan dalam usia tujuh bulan, dianjurkan untuk berdoa kepada Allah swt agar si jabang bayi selamat dan menjadi anak yang salih-salihah," yang selalu dihadiri ratusan santri dalam setiap mengisi pengajian itu melanjutkan, alam yang kedua adalah alam dunia. Ketika keluar dari rahim ibu, langsung dibacakan adzan di telinga bayi, agar bayi tidak kaget dengan dunia yang banyak maksiat dan sangat berbeda dengan alam dzuriyah. Makanya bayi pasti menangis ketika baru dilahirkan."Alam dunia merupakan alam tempat manusia bercocok taman amal kebaikan untuk dipanen diakhirat," kata Kiai Mu' alam yang ketiga adalah alam barzakh alam kubur. Kiai Muin mengatakan di alam ini merupakan alam antara dunia dan akhirat. Setiap orang pasti mengalaminya. Jika tidak mendapat kubur yang nikmat raudhatun min riyadiljannah, maka akan mendapat kubur seperti jurang api alam keempat adalah alam akhirat, yaitu ditandai dengan hari kiamat. "Di dalamnya terdapat yaumul baats hari berbangkit, yaumul mizan hari pertimbangan amal," terangnya. Siti Aisyah/Kendi Setiawan
5 alam yang dilalui manusia sejak diciptakan